Keukenhof

          Nama Keukenhof sudah tidak asing lagi bagi orang-orang yang suka melakukan travelling ke luar negeri. Keukenhof merupakan salah satu image  dari negeri Belanda selain kincir angin dan keju belanda yang terkenal itu. Belanda memang negara kecil tetapi memiliki berjuta pesona hiburan yang bisa menarik siapa saja untuk datang mengunjungi negara bunga tulip ini.

          Keukenhof adalah taman bunga terluas di dunia dan yang pesonanya sangat memanjakan mata pengunjung. Berbagai jenis bunga dan karya seni menghiasi taman ini. Pada musim semi, taman ini akan ramai dikunjungi berbagai wisatawan dari seluruh negara. Alangkah indahnya melihat dan menikmati bunga-bunga yang bermekaran dari berbagai jenis dan warna. Sungguh suatu panorama yang mengagumkan yang akan membuat orang-orang berdecak kagum ketika melihatnya.  

Hamparan bunga tulip di Keukenhof

Sejarah Keukenhof

          Keukenhof berasal dari kata “keuken” yang berarti “dapur” dan “hof” yang berarti “istana atau kebun". Jadi bisa diartikan Keukenhof adalah “Dapur Kebun” atau “Dapur Istana". Keukenhof terkenal sebagai the “Garden of Europe”.

Jika kita berbicara mengenai sejarah awal Keukenhof maka kita kembali ke abad 15 pada masa hidup Gravin (Countess) Jacoba van Beieren (1401-1436). Dimana pada waktu itu Keukenhof digunakan sebagai tempat pengumpulan tanaman herbal untuk dapur kastil dari Jacoba van Beieren. Oleh karena itu, dinamakanlah Keukenhof. Taman Keukenhof merupakan bagian dari kawasan yang cukup besar dari Slot Teiylingen (Kastil Belanda di daerah Teijlingen di Voorhout dekat Sassenheim), yang ditumbuhi dengan semak-semak liar dan bukit pasir yang indah. Pada abad ke-15 Keukenhof juga adalah suatu daerah yang digunakan untuk berburu.

          Setelah kematian Jacoba van Beieren, Keukenhof jatuh ke tangan pedagang kaya, Baron dan Baronesse Van Pallandt. Mereka mengundang seorang desainer dari Vondelpark Amsterdam, Arsitek landsacpe, Jan David Zocher untuk mendesain taman di sekitar kastil. Bersama putranya putranya Louis Paul Zocher, mereka mendesain ulang taman disekitar kastil terebut pada tahun 1857. Desain tersebut bergaya landsacpe Inggris, yang masih menjadi dasar desain Keukenhof sampai sekarang ini.

          Atas inisiatif dari Walikota Lisse dan dari sejumlah bloembollenkwekers (petani bunga khususnya bunga yang berumbi seperti tulip) dan eksportir terkemuka, maka pada tahun 1949 untuk pertama kalinya pameran bunga di alam bebas diselenggarakan. Hal ini menjadi acara tahunan yang menarik banyak perhatian pengunjung dari seluruh dunia. Sehingga akhirnya menjadi taman Keukenhof yang kita kenal sekarang ini.

          Keukenhof selalu memiliki hubungan khusus dengan keluarga kerajaan Belanda. Ratu Juliana adalah pelindungnya dan Pangeran Bernhard banyak mebuat foto-foto yang tak terhitung jumlahnya dan juga syutingan film di Keukenhof.

Indahnya keukenhof laksana kebun peri        

Dimanakah Keukenhof?

          Sudah tentu di Belanda. Tapi taman ini sebenarnya terletak di bagian selatan Belanda, tepatnya di kota kecil Lisse. Keukenhof berada di sebelah selatan Harleem dan di sebelah barat daya Amsterdam. Anda bisa mengunjungi Keukenhof dengan kendaraan pribadi dan juga bus. Jika Anda menggunakan bus, maka Anda perlu pergi ke stasiun Harleem atau Leiden. Dari Harleem kira-kira sekitar 30 menit menggunakan mobil dan kurang lebih 45 menit menggunakan bus. Sedangkan dari Leiden sekitar 30 menit dengan bus. Disana terdapat tempat parkir yang luas untuk mobil dan kendaraan sejenisnya.

 

Aktivitas Keukenhof

          Banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan di Keukenhof. Tahun 2012 ini memiliki tema “Polen-Hart van Europa” (Polandia-Jantung Eropa). Banyak alasan yang melatarbelakangi tema ini. Salah satunya karena Polandia merupakan negara tujuan ekspor bunga potong dari Belanda yang masih menjadi pasar penting sampai sekarang ini.                                                                                               

          Berdasarkan aktivitas di tahun 2012 yang telah diadakan, adapula berbagai macam atraksi yang berlangsung di Keukenhof, mulai dari bloemencorso (seperti pawai kendaraan yang dihiasai berbagai bunga), bloemenshow (pameran bunga), inspiratietuinen (kebun inspirasi), kunst (seni), kinderen activiteiten (arena bermain dan belajar anak), fietsverhuur (menyewa sepeda untuk berkeliling disekitar taman), fluitservaren (naik sampan kecil mengelilingi taman) dan ada juga workshop untuk para pecinta foto.

          Aktivitas-aktivitas diatas dapat berubah dari tahun ke tahun tergantung dari pengelola Keukenhof itu sendiri. Setiap aktivitas tentunya tidak gratis. Para pengunjung harus membayar harga setiap aktivitas yang mau diikuti sesuai dengan tarif yang berlaku pada saat itu.

          Jangan khawatir jika Anda merasa lapar, capek dan haus. Anda bisa bersantai di cafeteria yang tersedia disana. Anda bisa makan di alam bebas sambil menikmati bunga-bunga yang bermekaran.

 

Bunga-Bunga di Keukenhof

          Banyak sekali bunga yang ditanaman di Keukenhof dan sangat beragam. Tetapi sebagian besar adalah Tulip, Hyacinthus orientalis dan Narcissus. Menurut situs resmi Keukenhof, kira-kira sekitar 7 juta bollen (umbi bunga) yang ditanam di Keukenhof di lahan seluas 32 hektar.

Bunga-bunga yang beraneka ragam ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung apalagi para pecinta fotografi. Hampir disetiap sudut dari Keukenhof bisa dijadikan objek foto yang bagus.

 

Tulip-tulip yang cantik

          Daya tarik bunga-bunga di Keukenhof banyak menarik perhatian pengunjung, terutama pada musim semi. Pada tahun 2012 pengunjung Keukenhof meningkat menjadi 875.000 orang dan sebanyak 80% berasal dari luar negeri seperti Jerman, Britania Raya, Amerika dan Asia.

          Bunga-bunga di Keukenhof dapat juga Anda miliki dan membawanya pulang ke rumah dengan membeli souvenir disana. Tersedia souvenir beraneka ragam, tetapi yang terkenal adalah bloembollen atau umbi bunga. Kebanyakan pengunjung membeli umbi bunga tulip.

 

Waktu Pembukaan dan Harga Tiket Keukenhof

          Keukenhof dibuka pada musim semi sekali dalam setahun. Dimulai pada permulaan lente atau musim semi sekitar akhir bulan Maret sampai dengan akhir bulan Mei. Jam kunjungan dimulai dari pukul 08.00-19.30.

          Harga tiket Keukenhof bisa beragam tergantung lewat mana pembeliannya. Jika kita membelinya melalui situs resmi Keukenhof, harga tiket masuk untuk orang dewasa adalah € 14,50, anak-anak (4-11 tahun) € 7,00, harga tempat parkir kendaraan € 6,00 dan untuk parkir bus adalah gratis. Loket pembelian tiket tutup pada pukul 18.00.

 

Tips Mengunjungi Keukenhof

Waktu yang paling tepat mengunjungi Keukenhof adalah bulan April ketika semua bunga bermekaran dan cuaca tidak lagi terlalu dingin. Tetapi sebenarnya tergantung cuaca pada waktu itu juga. Pada bulan Mei beberapa bunga di Keukenhof telah habis masanya untuk bersemi dan sebagaian bunga sudah menjadi layu dan mati.

Jangan lupa membawa kamera dan tripod. Tripod akan sangat membantu Anda jika ingin membuat foto di Keukenhof. Apalagi jika Anda adalah tipe narsis yang suka berpose di depan kamera, maka anda tidak perlu bersusah payah meminta orang lain untuk mengabadikan momen-momen Anda di Keukenhof.

Untuk para traveller yang suka berpetualang dengan budget minim, sebaiknya Anda pintar-pintar mencari penawaran di internet. Biasanya banyak korting yang ditawarkan melalui internet.

Jika Anda tidak suka antri berlama-lama di loket pembelian tiket, maka belilah tiket secara online. Anda hanya perlu menunjukkan tiket tersebut dan setelah itu Anda akan dipersilahkan masuk.

Weekend bukan menjadi hari yang tepat untuk mengunjungi Keukenhof. Pada umumnya hari Sabtu dan Minggu adalah hari libur di Eropa, sehingga adanya peluang pengunjung akan melunjak pada waktu weekend.   

 

Danau buatan di Keukenhof

 

Follow Us On Instagram

@traveleja